Si Kecil Abu-abu

Tapak tangan kecil terayun-ayun
Langkah kaki kecil berbisik sunyi
Kepala lunglai berhias sendu
Berselimut abu diterik mentari

Lupakah dia untuk tersenyum?
Sulitkah ia untuk tertawa?
Atau merekalah yang menertawakan?
Atau merekalah yang melukai?

Si kecil manis tertutup abu
Tak terlihat kemilaunya
Hati kecil bersih ternoda kelabu
Tak tersentuh sejuknya kebaikan

Akankah si kecil itu yang terus menderita?
Haruskah si kecil itu yang merintih sakit?
Kotornya mereka mencuri nasi
Busuknya mereka merampok buku

Mereka melempar janji
Namun si kecil mendapat dusta
Mereka menghias istana
Saat si kecil menyulam jerami

Mengapa si kecil harus terus menjadi kecil?
Mengapa mereka selalu mengucilkan si kecil?
Haruskah abu-abu selalu menutupi si kecil?
Akankah abu-abu selalu mewarnai si kecil?

Si kecil abu-abu bertahan
Berharap untuk masih disini
Si kecil abu-abu melangkah
Berjuang hingga akhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *